Peran Alinea Sebagai Roda Menanam Ide

Tahapan paling krusial setelah membangun Alinea sebagai New Media unggulan adalah menggulirkannya. Setelah pengembangan konsep Alinea TV dan Alinea Kata, pada 1 Agustus 2012 ini Tanam Ide Kreasi menetapkan Alinea sebagai New Media yang dipilih untuk berperan sebagai roda menanam ide-ide kreasi.

Catatan pendek dari perkembangan Alinea TV dan Alinea Kata adalah penerapan manajemen crowd-sourcing dalam pengelolaan konten-kontennya dan melibatkan sinergi yang besar dari banyak pihak.

Logo Baru, Wajah Baru


Untuk menandakan penetapan ini, dibuatkan logo baru untuk kedua produk Alinea: Alinea TV dan Alinea Kata. Logo ini menonjolkan huruf “A” yakni huruf pertama dari alfabet, aksara pertama yang diperkenalkan saat belajar membaca dan menulis.

Yang Muda, Yang Bersemangat

Manajemen crowd-sourcing mempertemukan generasi orang muda yang ingin terlibat untuk berkontribusi dalam Alinea TV dan Alinea Kata. Di Alinea TV ada Nilam Suri, Esti, dan Ninus Ardanuswari, sedang di Alinea Kata ada Azia Azmi, Helvry Sinaga, Hernadi Tanzil, Nilam Suri, dan Ninus Ardanuswari.

Usulan generasi muda untuk membuat tampilan Alinea TV dan Alinea Kata lebih bersemangat muda dilontarkan dalam beberapa kali proses brainstorming. Ada banyak referensi yang digunakan dan akhirnya diputuskan untuk menggunakan rujukan yang paling dekat dengan sasaran target penonton dan pembaca Alinea.

Semoga dengan perubahan logo dan suntingan semangat dari generasi muda, Alinea bisa berjalan untuk lebih jauh menanam ide ke masyarakat Indonesia.

0 comments:

Poskan Komentar